•Desember 6, 2011 •
Tinggalkan sebuah Komentar

Info : 1/160sec – f10 – 20mm – ISO100
Sticky Notes :
Ketika telah lelah berlayar, perahu menepi ke pantai. Me-recovery tenaga yang habis diombang-ambing angin dan ombak. Dia butuh istirahat agar esok atau lusa bisa berlayar dengan gagah lagi.
Demikian pun hati, sesekali perlu ditepikan. Agar energi yang terkuras demi menahan setiap bentuk ketidaksukaan hati bisa terpulihkan. Jangan paksakan hati terus berlayar, agar tidak karam di lautan masalah. Menepilah kepadaNya, karena sebaik-baik tempat menepikan hati adalah Dia Yang Maha Memegang Hati, Allah SWT.
Ketika hati ini menepi kepadaNya. Dia akan mendengarkan kata demi kata dengan penuh kasih sayang. Tak ada yang luput dan terlupakan. Dia jadikan hati kita tenang, gagah dan bersih. Dan siap kembali melayari kehidupan. Adakah yang mampu menyaingi perhatianNya yang luar biasa?
Ditulis dalam Landscape and Architecture, Photosopher
•November 30, 2011 •
Tinggalkan sebuah Komentar

Sticky Notes :
Hari kedua di Cisarua – Bogor. Sebenarnya masih kurang fit, karena sudah hampir 2 mingguan di luar kantor terus. Acaranya teawalk ke Gunung Mas. Jalan terus menanjak, sampai di pos 2 pucat sudah. Tapi hati kecil bilang, lanjut terus… jangan menyerah. Ok, follow my heart. Allah always with me.
Ternyata apa yang ditakutkan, pingsan. Gak jadi kenyataan. Terima kasih, Allah. Di atas malah terasa sejuk dan damai. Sesuatu yang amat jarang didapatkan di kota tempat tinggal kami.
Tiba di satu titik, terlihat sejumlah Pemetik Daun Teh yang begitu riang bekerja menggoda kami. Mereka tampak damai dan riang menjalani hari-hari mereka. Duhai Allah, andai kami pun bisa menjalani hari kami dengan kedamaian dan keriangan seperti mereka kayaknya gak ada persoalan yang jadi begitu berat. Masih harus banyak belajar untuk mensyukuri apa yang ada. Ajari kami, Duhai Allah.
This photo captured with my Android Phone and edited with PicsIn
Ditulis dalam Landscape and Architecture
•Juli 29, 2011 •
4 Komentar

“…Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu…” (40:60)
Ada Allah tempat bersandar ketika aku tak mampu berdiri dan duduk dengan baik,
Ada Allah tempat bergantung ketika aku hampir jatuh dari ketinggian,
Ada Allah tempat berharap ketika tak ada yang memberikan harapan kepadaku,
Ada Allah tempat menyampaikan doa ketika aku tak tahu lagi kemana kan mengadu.
Tapi… tidakkah Allah cemburu? Ketika tak lagi ada makhluknya yang bisa kuharapkan baru kutemui Dia dengan gontai dan memelas.
Ditulis dalam Others, Tentang Nawfal
•Juli 17, 2011 •
Tinggalkan sebuah Komentar

Sticky Notes :
Pagi-pagi hari minggu langsung dapet tugas dari My Lovely Wife buat olah foto hasil jeprat-jepret liburan di Palembang akhir Juni kemaren. Syaratnya dibuat ceria bila perlu kasih pita-pita atawa pernak-pernik di atas kepala adek Naureen biar nampak ceweknya hehe… Mungkin karena rambutnya masih sedikit jadi kadang orang mengira dia bukan cewek. Langsung ‘bertapa’ di depan PC karena selama ini olah foto-nya selalu cenderung ‘serius’.
Eureka…! Langsung ngadu sama Mbah Google. Ketik ‘frame photoshop kid’. Klak-klik sana sini akhirnya nemu satu web yang menyediakan frame photo free dalam bentuk png dan lagi beresolusi tinggi (300dpi dengan size di atas 1000px), silahkan kemari. Langsung browse setelah dapet langsung olah, gampang sekali tinggal meletakkan file frame pada bagian atas di antara semua layer yang ada dan mengatur besar kecil foto dan jadi.
Ditulis dalam Adek Naureen, Photosopher, Tentang Nawfal
•Juni 23, 2011 •
Tinggalkan sebuah Komentar

Sticky Notes :
Alhamdulillah, tak ada yang mesti disesali dalam kehidupan. Tak perlu ada gerutu, sesal dan kemarahan. Yakinkan bahwa sekecil apapun yang terjadi hari ini adalah yang terbaik menurut Allah SWT. Dia begitu baik kepadaku. Berkali-kali dia memberi keselamatan dari kecelakaan yang mestinya dapat mematikan. Tapi, Allah SWT begitu baik memberikan kesempatan untuk kembali merajut kehidupan. Pernah tak ada lagi uang untuk makan, Allah SWT dengan kemurahannya memberikan kesempatan luar biasa untuk bisa berpuasa dan tak lama setelah itu dia akan menyelesaikan semua dengan caraNya sendiri. Dan dari sedikit kelelahan di masa lalu perlahan Allah SWT melapangkan banyak hal. Subhanallah… ketika mencoba mengingat kebaikanMu yang kadang luput dari rasa syukurku, aku tiba-tiba menjadi malu. Terlalu banyak berkeluh kesah daripada bersyukur.
Ya Allah, terima kasih… Jagalah selalu rasa syukurku kepadaMu. Amiiin…
photo by : my lovely wife (thanks) and font : get here
Ditulis dalam Others, Photosopher
Kata Kita