Yuk Mia

•Desember 11, 2009 • & Komentar

Info : 1/200sec – f8 – 26mm – ISO100

Story Behind the Photo :

Sebenarnya ini bukan hasil jepret sendiri. Mungkin ketika ane jauh dari kamera, adek-adek mulai iseng buka kamera. Walau dengan modus auto hasil lumayan juga, IMHO. Apalagi setelah diolah sama aplikasi Photoscape yang sekarang lagi ane gandrungi. Free kok aplikasinya…

With Grand Ma

•Desember 2, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Info : 1/6sec – f5,6 – 55m – ISO400

Story Behind the Photo :

Perjalanan pulang kampung memang melelahkan, namun itu semua terbayar ketika bisa berkumpul bersama keluarga.

*ketika pulang lebaran haji ke Tanjung Batu, Sumsel

Dalam Tangis

•Oktober 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Info : 1/100sec – f5,6 – 55m – ISO200

Tangis adalah bunga yang ada di Taman Kehidupan.
Dia tak juga boleh mati agar indah warna tamanmu.
Adakah keindahan di taman yang serupa warna?
Bukankah lebih indah ketika disana kau nampak banyak warna.

Tangis datang agar kau tak lupa bahwa hidup tak hanya gelak tawa.
Tapi, tangis bukanlah kejatuhan… disana tersembunyi kebangkitan yang mesti disongsong.
Reguklah kesegaran hikmah dari tiap tetes air matamu.
Jangan biarkan segarnya mengalir ke selokan-selokan sampah yang bau dan berlumpur.
Syukurilah apa yang ada, dan ikhlaskan apapun yang berlaku.
Yakinkan bahwa selalu ada hikmah dibalik tiap skenario Sang Sutradara Kehidupan.

 

*hanya menghibur diri sendiri

Road to Siak

•Oktober 22, 2009 • & Komentar

Info : 1/1000sec – f11,3 – 18mm – ISO100

Story Behind the Photo :

Still with my old collections, jepret with my pocket camera. Diambil penghujung tahun 2008 silam ketika touring dengan tiga motor bareng Dodo, Danang, Arindra “Che”, Somee ma Aziz ke Kabupaten Siak Sri Indrapura (jarak tempuh kurang lebih 3 jam dari Pekanbaru, exclude insiden bocor ban sampe dua kali). Hanya menginap satu malam disana, berangkat sabtu dan minggu sore cabut lagi. Ibukota kabupaten merupakan kota kecil yang sepertinya banyak menyimpan peninggalan sejarah. Sampe tuh bule-bule (penjajah, red) Belanda pada masa Wilhelmina pernah bertandang ke Kerajaan Siak di masa lampau. Gitu yang ane lihat dari foto-foto yang terpampang di dalam Istana Raja Siak Sri Indrapura di atas. Photo makes story about life, doesn’t it?

Kota kecil ini tampaknya merupakan kota penting yang juga dikenal banyak orang. Presiden SBY juga pernah meresmikan jembatan megah yang merupakan satu-satunya akses untuk keluar masuk Kota Siak, Istri [mantan] Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menyempatkan mampir kesini (Istana Siak Sri Indrapura) ketika Munas Golkar di Pekanbaru beberapa waktu lalu namun yang terpenting ane dan kawan-kawan dah sempet nyampe sini walau cuma buat bobok satu malem (mang sapa kami? hahaha…)

*pengen touring lagi

Landmark of Bukittinggi

•Oktober 20, 2009 • & Komentar

Info : 1/250sec – f9 – 24mm – ISO800

Story Behind the Photo :

Bulan ini baru satu kali upload jepretan, memang blom ada koleksi baru. Akhirnya, demi tetap menjaga nafas blog ini… dipaksa juga explore stok lama. Ini aja dah bilang mataku (tukang foto ngomong pake mata rupanya, ya?).

Buat berburu ni foto bela-belain keluar rumah pagi-pagi dengan kondisi tubuh menggigil kedinginan, mana blom mandi lagi (Dingin, Coy! Mana tahan ma air kamar mandi yang sedingin batu es). Ga pa pa, cuci muka cukup. Pinjem motor mertua, istri dipaksa ikut – dibonceng di belakang, buat bodyguard di jalan, sapa tau ketemu fans di jalan yang ngajak ngobrol pake bahasa minang. Kan ada yang translate jadinya.

Praduga tak bersalahku ternyata gak salah (kayaknya bahasanya bikin bingung, ya? betulkan di dalam hati aja kalo memang salah). Ternyata ketika asyik jepret ada fans yang celingak-celingukan di belakang, gaya  jepretnya akhirnya tambah dibikin-bikin mulai dari gaya dada, gaya punggung, gaya… (lho, kok?) Penasaran, akhirnya tengok belakang kali dia mo minta tanda tangan atawa minta jadi model. Jantungku hampir berhenti berdetak, ORANG GILAAAAAAAA!!! Langsung tancap gas bareng istri sambil ketawa-ketiwi dengan dada yang masih kembang kempis, ngos-ngosan abis diikutin orang gila, hahaha… I Lov Yu Pul, My Wife!